Selasa, 14 November 2017

Tak kenal, maka Ta'aruf

Ta'aruf, kebanyakan anak anak zaman sekarang berpikiran kalau ta'aruf itu metode untuk mencari pasangan hmmm😕, emang ta'aruf itu proses perkenalan, tapi bukan hanya untuk mencari pasangan, melainkan mencari sahabat juga👌, Ta'aruf artinya tahap perkenalan, contohnya👇

👱"Assalamu'alaikum, nama Antum siapa?"
👦"Nama ana Fulan bin Fulan, antum?"
👱"Nama ana Fulan Bin Fulan".

nah itu namanya ta'aruf👆, proses perkenalan, tapi banyak juga yang menyalahgunakan yang namanya ta'aruf, chatting dengan perempuan lewat jam 10 malam, pas ditanya untuk apa? jawabnya "Ta'aruf" iya itu Ta'aruf, tapi bukan sesuai Syariat Islam, melainkan Syariat Ala Syaitan👿, Naudzubillah😔, nanti chattingannya isinya kata kata lebay dan alay 😠"Ukhtiku Udah Maem belum" MashaAllah😔, kalah kalah sama Lebaynya seorang ibu dengan anaknya yang masih kecil😂😂.

giliran perngalaman saya, tulisan saya yang diatas semoga dapat dicerna oleh Para pembaca sekalian yahh😀

selama 3 bulan saya prakerin saya belum pernah didatangi oleh satu orangpun di masjid untuk kenalan, ada satu orang yang kemaren nyamperin saya,

ceritanya saya lagi perjalanan untuk ke masjid, masjidnya dekat aja, pas diperjalanan ada seorang pemuda nyamperin saya dengan berkendara motor "Mau ke masjid?" saya jawab "iya" dengan muka penasaran tetapi pemuda tersebut senyum dan berkata "ayok ikut" jadi saya ikut bonceng dengannya, pas sampai di masjid saya merasa Senang banget, orangnya sepertinya sangat Sunnah, kain tidak menutup mata kaki, memakai pakaian yang rapi dan selalu senyum, saya jadi diberi hidayah😇, untuk selalu murah senyum terhadap orang lain,😁 dikenal maupun tidak dikenal, tapi enggak juga terus menerus senyum😬 entar dikira orang gila😂😂.

setelah itu saya ambil air wudhu, dan melaksanakan Shalat.👍

setelah selesai Shalat, saya keluar masjid dan sudah memakai sepatu, lalu orang tadi merasa sendalnya tertukar😕, padahal dia hanya lupa kalau sendalnya tepat berada di samping sepatu saya didekat tempat wudhu😅, tapi dia malah nyari di tangga masjid, mungkin dia sudah kebiasaan taruh sendalnya disitu hhihihi😁

jadi saya sapa dia berikut dialognya ; 👇

"Assalamu'alaikum, nama anta siapa?" saya Tanya
"Wa'alaikumsalam, Ilham, kamu?" dia Tanya balik
"Nama saya Ricko" saya jawab
lalu saya Tanya
"anta masih sekolah?"
"tidak, saya udah lulus, saya merantau dari Sulawesi" dia jawab
"ohhh, tinggal sama siapa disini?" saya Tanya lagi
"sama tante" dia jawab dengan senyum😀
dalam hati saya berakta "orang ini murah senyum banget😌"
lalu saya di ajak oleh dia untuk naik motor untuk di antar balik ke kantor
"ayok ikut saya, saya antar kan"
tapi saya menolaknya, kantor nya cuman dekat aja kok😁
"gak usah, saya dekat aja kok, di kantor situ, saya magang disitu"saya bilang
lalu saya bilang ke dia "hati hati yah, Assalamu'alaikum" sambal menepuk pundaknya
lalu dia jawab "Wa'alaikumssalam" dengan menebar Senyum pesona😁

hati saya berkata lagi "orang ini sedakahnya banyak, kan senyum kepada saudaranya itu sedekah"😉

sedikit kisah saya ber ta'aruf atau berkenalan dengan salah satu Ikhwan yang sering ke masjid, yang InshaAllah akan dipertemjukan di Surga, Aamiin

jadi bukan selamanya ta'aruf itu identik dengan Jodoh💕, pasangan💑, tapi bisa jadi Ukhuwah Islamiyah juga👬👍

ingat yah para pembaca, "Jodoh itu belum pasti kedatangannya, tapi mati itu udah pasti akan datang, maka siapkanlah banyak Sahabat pada hari kiamat , dan jangan siapkan musuh pada hari kiamat"😇



Tidak ada komentar:

Posting Komentar